Gardamahakam.id – Proses hibah lahan dari PT Bukit Baiduri Energi (BBE) untuk pemakaman di Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, dinilai berjalan lambat. Hal ini mendapat sorotan dari Samri Shaputra, anggota DPRD Samarinda.
Ia menegaskan, kepastian waktu menjadi kunci agar masyarakat tidak kesulitan mencari tempat pemakaman baru.
“Kalau lahan baru segera digarap, warga yang meninggal bisa langsung dimakamkan di sana. Tetapi kalau lambat, kuburan lama akan terus bertambah. Jadi kuncinya ada di pihak PT BBE,” ucapnya.
Samri juga menekankan, selain percepatan, legalitas lahan yang luasnya hampir empat hektare itu harus dipastikan. Kejelasan status hukum penting agar tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.

















