Gardamahakam.id – Minimnya tenaga ahli seni menjadi salah satu masalah yang masih membayangi perkembangan kebudayaan di Samarinda. Kondisi ini disoroti oleh Sri Puji Astuti yang menilai banyak aspek belum digarap maksimal.
“Ahli musik sape kita tidak punya, ahli seni juga masih banyak yang tidak tersedia. Ini menunjukkan masih banyak kekurangan yang perlu diperhatikan,” tegas Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda itu.
Menurutnya, penguatan kebudayaan sejalan dengan visi misi wali kota yang menekankan pembangunan SDM unggul. Namun hal tersebut hanya dapat terwujud jika ada keberpihakan anggaran dan arah kebijakan yang konsisten.
“Prosesnya memang panjang, apalagi ada efisiensi anggaran yang berpengaruh. Tapi yang penting ada arah kebijakan jelas dan keberpihakan untuk kebudayaan kita,” pungkasnya.

















