banner 728x250

DPRD Samarinda Tekankan Sinergi Penanganan TBC dan HIV

banner 120x600
banner 468x60

Kasus tuberkulosis (TBC) di Samarinda kembali menjadi sorotan setelah angka kematian akibat penyakit tersebut masih cukup tinggi. Meskipun sudah dilakukan berbagai program pengobatan, jumlah pasien baru terus bertambah sepanjang 2025.

Hingga September tahun ini, tercatat sudah ada 1.645 kasus baru TBC dan 44 kematian. Kondisi tersebut menandakan bahwa upaya pengendalian perlu dilakukan secara lebih menyeluruh, tidak hanya di tingkat fasilitas kesehatan, tetapi juga melalui peran aktif masyarakat.

banner 325x300

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari deteksi dini.

“Kuncinya ada di screening. Semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pengobatan bisa dilakukan. Hal ini sangat penting untuk menekan angka penularan dan kematian akibat TBC,” ujar Puji, Rabu (24/9/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kebersihan lingkungan serta pola hidup sehat untuk memutus rantai penularan. Selain memperkuat pengobatan, menurut Puji, edukasi masyarakat adalah bagian yang tak kalah penting dalam upaya eliminasi TBC.

Puji turut menyoroti risiko tinggi yang dihadapi pasien HIV. Ia meminta agar puskesmas di Samarinda memastikan layanan HIV tersedia dengan sistem yang aman dan menjaga kerahasiaan pasien.

“Pasien HIV sangat rentan terhadap TBC. Pelayanan harus nyaman dan teratur, termasuk dengan jam khusus agar privasi tetap terjaga,” jelasnya.

DPRD Samarinda, lanjut Puji, akan terus mengawal jalannya program penanganan TBC agar lebih efektif. Ia berharap koordinasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat semakin kuat untuk mencapai target eliminasi TBC nasional.

“Upaya bersama ini penting agar target eliminasi TBC nasional bisa tercapai lebih cepat. Semua pihak harus bergerak bersama, mulai dari puskesmas, tenaga kesehatan, hingga masyarakat itu sendiri,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *