Gardamahakam.id – Iswandi menegaskan pihaknya tidak akan mengorbankan kepentingan masyarakat jika pemerintah pusat benar-benar melakukan pemangkasan besar terhadap transfer ke daerah (TKD).
“Yang pertama, jangan mengorbankan hak-hak dasar masyarakat. Itu yang penting. Minimal efisiensi dulu. Kedua, dilihat proyek-proyek mana yang strategis dan mendesak, mana yang bisa ditunda sampai kondisi keuangan normal. Proyek mercusuar yang tidak langsung bersentuhan dengan masyarakat, itu yang harus dikurangi,” ucapnya.
Menurut Iswandi, selektivitas dalam menentukan program pembangunan menjadi sangat krusial di tengah potensi berkurangnya anggaran. Ia menegaskan, kebijakan pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan pokok warga.
“Tidak bisa sembarangan asal jalan. Harus benar-benar pastikan program yang ada menyentuh kepentingan mendasar masyarakat,” tegasnya.
Langkah efisiensi, kata dia, akan menjadi prioritas awal jika skenario terburuk itu terjadi. Program yang bersifat strategis dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat tetap diutamakan, sementara kegiatan yang bersifat sekunder akan ditunda.

















